Mengatasi Anak yang Suka Memukul

 

 

 

Mengurus dan mendidik seorang anak memang bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi yang perlu diingat yaitu anak adalah anugerah dari Tuhan. Di dalam mendidik anak pasti banyak sekali kendala. Mungkin Anda sering kali mendapati anak-anak atau mungkin anak Anda sendiri yang masih berusia dini atau yang duduk di bangku sekolah dasar menjadi seorang yang “ringan tangan”. “Ringan tangan” yang dimaksud kali ini bukan bermurah hati membantu orang lain, akan tetapi mudah sekali menggunakan tangannya untuk memukul orang lain atau suka “main tangan”, contoh misalnya jika ada keinginannya yang tidak terpenuhi atau suka memukul temannya sendiri tanpa sebab.

Anak yang suka memukul seperti ini memang sering terjadi di lingkungan anak-anak. Kenapa demikian? Hal ini terjadi karena ada banyak faktor yg menyebabkan anak memukul temannya. Ada beberapa alasan mengapa anak menjadi sosok yang sering memukul orang di sekitarnya, atau mungkin bisa juga karena Anda, orang tuanya. Jangan terburu-buru memarahi anak. Pahami dulu mengapa ia berperilaku dan kenali lagi sebab anak berperilaku demikian . Berikut beberapa faktor yang menyebabkan anak suka memukul teman menurut  Psikolog Ratna Yudha , antara lain :

1.       Kontrol diri anak anak masih dalam proses masa perkembangan. Jadi resiko bertemu hal-hal semacam ini akan lebih tinggi.

2.       Ketrampilan negosiasi sosial yang belum berkembang.

3.       Kemampuan berpikir moral yang belum berkembang.

4.       Energi besar pada anak-anak tipe kinestetik yang kurang disalurkan secara tepat.

5.       Proses meniru tokoh-tokoh kebangaannya dari film, drama, iklan dsb.

6.       Pernah mendapat perlakuan kekerasan baik dari teman atau orang dewasa lainnya.

7.       Pernah melihat orangtua atau figure orang dewasa yang melakukan hal hal demikian.

8.       Kemampuan empatinya belum berkembang.

9.       Pola asuh yang longgar atau kurang membimbing anak tentang batasan boleh dan tidak boleh dilakukan.

Setelah mengetahui penyebab anak suka memukul. Apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal ini? Apakah Anda mau memukul anak juga? Kembali memukul anak sebagai bentuk hukuman atas perbuatan anak tadi tentu bukanlah pilihan yang bijak. Cara yang harus dilakukan adalah bantu ia menyalurkan emosinya dengan cara yang benar Berikut beberapa prinsip membimbing yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi anak yang suka memukul menurut  Psikolog Ratna Yudha.

1.       Prinsip pertama mengatasi anak yang suka memukul teman atau orang lain yaitu mengajari CARA/TAHAPAN berinteraksi sosial pada anak (baik korban maupun pelaku) agar tahu batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

2.       Buat kegiatan fisik atau olah raga untuk menyalurkan energi fisiknya. Anak-anak kinestetik suka permainan gulat.

3.       Ajarkan kebiasaan berkomunikasi asertif atau berani mengungkapkan pendapat & perasaan. Termasuk berani menegur dan melaporkan. Berani menghadapi akan membuat korban lebih sehat perkembangan mentalnya dibanding yg hanya melaporkan ke guru. Disini ketrampilan memecahkan masalah anak akan ikut berkembang.

4.       Rekonsiliasi pelaku dan korban untuk memutus mata rantai trauma.

5.       Prinsip yang terakhir untuk mengatasi anak yang suka memukul yaitu dengan melibatkan guru bukan hanya sebagai polisi bagi anak-anak namun agar mengembangkan kegiatan positif dan variatif sesuai kebutuhan anak-anak didiknya.

Demikianlah beberapa cara untuk mengatasi anak yang suka memukul. Mendidik anak memang butuh orang banyak...karena teman-teman anak kita juga butuh bimbingan kita. Terima kasih telah peduli.

Semoga bermanfaat 😊

 

 

Beberapa kutipan disadur

Dari sosial media

Dari pijarpsikologi.org